Mencarimu….

Posted in Poem's on Januari 26, 2012 by hanie ariena

Aku mencarimu dalam malam
Aku mencarimu dalam gelap
Aku mencarimu dalam sepi
Aku mencarimu dalam mati.

Aku mencarimu dalam rindu
Aku mencarimu dalam hati
Aku mencarimu dalam hampa
Aku mencarimu dalam kidung.

Aku selalu mencarimu
Sebab kamu adalah bagian dariku.

Luka…..

Posted in Poem's on Januari 26, 2012 by hanie ariena

Tuhan….
Aku ingin kembali padaMU
Ingin ada didekatMU
Ingin ada didekapMU
Ingin ada disisiMU…

Karena kutahu pasti
KAU TIADA AKAN PERNAH MELUKAI HATIKU….

Beri aku keputusan…

Posted in Poem's on Januari 26, 2012 by hanie ariena

Aku membias dalam keramaian
Bayangmu meludahi kesedihan hati
Dan aku terjatuh dalam kesalahan rasa
Membuat segalanya dipenuhi tanda tanya!

Jika aku tidak lagi menyinggahi hatimu
Jika aku bukan sebagai impian indahmu
Jika aku bukan pilihan terbaikmu
Mengapa kamu menahan langkahku!!!

Senyummu…….

Posted in Poem's on Januari 26, 2012 by hanie ariena

Haruskah kita menabur diam
Sementara hati mulai merepih dalam damai
Haruskah kita memagut luka
Sementara hati mulai meluruh dalam indah.

Dan waktu yang berjalanpun menahan resah
Aku mencari dalam setiap lekuk tubuhmu
Sebab ditiap lekukannya kutemui dahaga
Merengkuh biasan penuh kesejukan.

Maka tersenyumlah dengan lembut
Senyum itu selalu menjadi bagian asaku
Senyum itu selalu menjadi bagian hatiku
Senyum itu selalu menjadi bagian hidupku
Senyummu, duhai kasihku……..

Misteri….

Posted in Poem's on Januari 26, 2012 by hanie ariena

Berjuta misteri warnai wajah sendu
Terpaku pandangi pekat sang malam
Dan berjuta kecambuk dalam bisu
Terdiam senyap tiada mengarah

Dan malam kian menjurang pekat
Memadu antara sepi serta mati
Menjaring antara sesal dan sayat
Merangkum antara ada dan tiada

Mengharap hadirmu laksana bintang
Meski jauh namun sanggup hangatkan hati

Ketika

Posted in Poem's on Januari 8, 2012 by hanie ariena

Ketika kusadari tanpa kerling malam memadu resah
Ada segelintir bayang hangatkan beku diri ini
Diantara seruak luka dan ketidakberdayaan
Dan aku mencoba hunus semua dalam realita..

Ketika suara malam mulai menyapa hati
Maafkan jika saat ini ku hanya ingin mendengar suaramu
Yang mulai terbiasa menari lembut ditelingaku
Mencengkeram bagai lukisan hati dipenghujung senja..

Sementara aku hanya memukau resah
Sementara aku hanya membias galau
Sementara aku hanya mancabik luka….

Ketika itulah kau hadir menyemarakkan hati
Ketika itulah aku tawarkan rasa terindahku
Ketika itulah kita mencari makna sejalan..

 

Selembar Hati Yang Terkikis….

Posted in Poem's on April 22, 2011 by hanie ariena

Menuai rindu dalam batas angan
Disaat jarak merentangkan pertemuan
Dan kita sama-sama menghitung hari demi hari
Agar menjadikan waktu sesempit mungkin….

Sementara lembaran hati mulai mengikis kenangan
Sautan angin menghempaskan rindu ini
Dimana kita benar-benar terbius jarak
Dimana kita sama-sama tersiksa gelora…

Bercumbulah kita dengan hayalan indah
Menanti diujung hati, saat ukiran pertemuan melingkup
Disertai gemuruh rindu dalam gelisah
Kunanti kau dikikisan pelabuhan hati….

(Jakarta-Riau)

Isyarat Hati….

Posted in Poem's on April 22, 2011 by hanie ariena

Bercumbu merentang waktu
Menoreh buih resah dalam gundah
Dan artimu kian menyesakkan hati
Mengiring tatap sendu dimata indahmu…

Duhai isyarat hati
Bisakah kau ungkap rasa dihatiku?
Bisakah kau ukir cinta dihidupku?
Sementara angin menyudutkan waktu…..

Maka disaat hati mulai menaut
Disaat rindu mulai menyiksa
Disaat hampa mulai melabuh,
Tautkan siksamu pada pelabuhan hatiku…..

Hilangmu…

Posted in Poem's on Januari 18, 2011 by hanie ariena

Aku membias dalam keramaian
Bayangmu meludahi kesedihan hati
Dan aku terjatuh dalam kesalahan rasa
Membuat segalanya dipenuhi tanda tanya!

Jika aku tidak lagi menyinggahi hatimu
Jika aku bukan sebagai impian indahmu
Jika aku bukan pilihan terbaikmu
Mengapa kamu menghilang?

Separah inikah kamu hancurkan rasaku?
Bagaimana bisa semua hilang dalam sekejab?
Kenapa tidak kau hunus saja aku dengan pisaumu?!
Atau kau berkehendak melihatku MATI!!!

Tentangmu…….

Posted in Poem's on Januari 18, 2011 by hanie ariena

Meniti malam dalam kesendirian
Menapaki bekas jejak-jejak perjalanan kita
Menghempaskan sejuta luka dalam benakku
Mengusutkan benang cinta yang telah kusut….

Aku memang terbiasa diam dalam diamku
Aku juga terbiasa menangis dalam tangisku
Aku selalu melukai dalam lukaku
Aku sertakan kebodohan dalam bodohku!

Hilangmu menyadarkan bentuk imajinasi
Bahwa kamu tidaklah seperti yang kuduga
Kamu sama dengan kenangan-kenangan buruk
Kini aku berpijak pada luka diatas luka…

Selamat!
Kamu sudah berhasil memainkan sandiwara itu!

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.