Surat Buat Sahabat

Sahabat.. Sudah waktunya kau bangun.
Bangunlah! Jangan lagi termangu menatap kelam.
Jangan pula tertegun menatap takdir hidup.
Sekiranya bijak menghantar kalbu, tersenyumlah..
Lihat bagaimana kedua anakmu bergantung.
Lihat betapa ceria mereka mulai meredup kelam.

Maka sekalipun badai menerjang harimu,
jangan hiraukan!
Kau lihat setiap badai tak selamanya hadir.
Ujung badai adalah bahagia. Ujung badai adalah hikmah

Sementara hari yg terlewatkan, biarlah menjadi kenangan.
Baik ataupun buruk, jadikan hikmah tuk hidup selanjutnya.
Semoga jalanmu masih menapaki keiklasan hati.. Semoga..

(tuk sahabatku, jangan pernah menyerah)

2 Tanggapan to “Surat Buat Sahabat”

  1. 4jempol..deh,,”Dan bilamana ia diam, hatimu tiada ‘kan henti mencoba merangkum bahasa hatinya; karena tanpa ungkapan kata, dalam rangkuman persahabatan, segala pikiran, hasrat, dan keinginan terlahirkan bersama dengan sukacita yang utuh, pun tiada terkirakan..”
    maaf ga dibals dg puisi balik sndiri dah 2minggu bad mudz ..hehe

  2. Walaupun ngga ngerti puisi, tapi ini membuat saya merasa terdorong untuk lebih semangat lagi menjalanihidup ini😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: