Dalam Rintik Hujan

bb8

Malam menjurang dalam pekat tiada berujung.
Kecuali bila pagi mulai beranjak dari lelap.
Dan malam ini tak biasanya gelisahpun memuncak.

Sebab tak kudapati cahaya sang rembulan,
juga kerlipan sang bintang..
Mereka mengalah demi setitik air hujan,
yang meluruh pelahan basahi alam malam.

Duhai rintik hujan,
mengapa kita tidak bisa berteman?
mengapa pertautan kita hanya terjadi
saat galau merambah hati..

Dan rintik yang membasahi seluruh tubuhku,
meninggalkan butiran airmata yang turut mengalir,
lewat kedua pipiku..

Aku merindukanmu malam lewat cahaya bulan & bintang.
Aku merindukan malamku..

Satu Tanggapan to “Dalam Rintik Hujan”

  1. malam takkan pergi menjauh
    selama sang mentari indah dengan mimpi mimpinya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: