Pada satu Hati

Bersandar pada asa..
Akankah menyatu keresahan hati kita?
Merambah nuansa pekat malam, kali ini
Bersama rembulan dan hanya bersama rembulan..
Arah bintang tak kudapati kepastiannya,
Namun tetap sang rembulan berpendar cahaya.
Galau dihatipun terangkum luruh..

Sediakah sang bintang menemani redup sang rembulan?
Onak yang ada adalah ungkapan rasa
Fenomena pekat dalam jaring malam.
Atau mungkin tak seharusnya rembulan meredup?
Noktah telah mentakdirkannya sendiri dalam pekat
Dimana bintang hanya sesaat muncul
Ilusi yang menjerat kepingan hati..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: