Hujan Dalam Sentuhan Rindu

Ketika hujan merenda malam
Secarik hampa, gerogoti resah.
Membuahkan kepingan rindu kian menjelma.

Lalu angin meletupkan semilir dingin.
Mengarah pada tubuh yang tak bergeming.
Dan tiba-tiba asa merintih lara..
Pada batas rindu, kudapati keganjilan!

Kemana larinya bahagia?
Sementara aku lebih mengacu pada hati untuk diam.
haruskah kurindukan yang tak seharusnya ada?

Tuhan..
Aku kehilangan bentuk.. Remuk..
Arahku terbias sesal.
Jalanku tersandung pekat.
Tunjukkan bahwa Kau benar menyintaiku..

Hujan mulai bersentuhan dengan rindu.
resah surut menyelinap hilang.
Terima kasih Tuhan..
Aku masih miliki rindu, meski penat..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: