Malam Bertaut Rindu

Hening..
Malam memang sewajarnya hening.
Keheningan yang sangat mencekam.
Mencurahkan isi rasa pada resah.
Resah akan penantian yang tiada berujung.

Lalu angin mengusik..
Dingin mulai selubungi tubuh.
Dan pada batas malam ini, aku tak bergeming!

Mungkinkah rinduku mulai bertaut?
Mungkinkah rindumu menjaring rinduku?
Dan angin kian tajam menusuk tubuh
Dan aku tetap tiada bergeming..

Sehingga malam nampak cerah
Dan aku yakin rinduku berpagut rindumu..
Duhai angin..
Sampaikan salamku padanya.
Katakan aku tetap menanti
Meski jurang malam berganti pagi.
Meski geliat resah berganti lara..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: