Keabadian

Secercah harap membias larut.
Usang cerita bak dilema kelam.
Beribu rindu kutitip lewat suara
Akankah kugapai resah lewat tatap indahmu?
Noktahpun terputus lewat kisah cinta tak sampai.
Dalam takdir yang mengharu biru.
Inilah aku dengan segala penantian semuku.


Kalau saja kumampu mematahkan waktu.
Untuk tetap menggeluti cerita lalu kita.
Sungguh aku tak lagi bisa menyusun kearifan.
Untaian rindu makin bergejolak dalam bara.
Meluapkan siksa dalam hati terdalam
Aku & kisah usangku, mungkin tak bisa mengusang

Satu Tanggapan to “Keabadian”

  1. subandi kusuma Says:

    Begitu indah kau rangkai kata demi kata….seakan menghanyutkan aku pada masa lalu,,, kau tampak sejuk dalam hatiku…. trimakasih canti”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: