Dimana Bintangku?

Bisakah kutahu keberadaanmu, bintangku?
Apa yang engkau lakukan saat malam hadir?
Mungkinkah masih mengingatku sebagai rembulanmu?
Bersama angin, kucoba titip rindu & resah ini.
Agar kau tahu betapa kumengharap hatimu.
Namun seperti biasa, ku hanya bisa menghampa.
Gelisah & rindu menggumpal dalam siksa hati.


Seperti biasa, aku hanya diam.
Oleh suara malam menghantar sunyi.
Fenomena indah tiada terpecahkan.
Atas hilangmu menghantar laraku.
Noktah mungkin telah memerah.
Dimana batas penyatuan kian bias.
Inilah saatku menangisi kepergianmu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: