Untuk Direnungkan..

Mengapa aku masih saja menyambut jemarimu
Padahal jemari itu telah mencekik leherku!
Padahal jemari itu telah mencengkeram langkahku!
Padahal jemari itu telah mencuri sebagian hidupku!

Mengapa aku masih saja menyambut tubuhmu?
Padahal tubuh itu telah menggilas wajahku!
Padahal tubuh itu telah merendahkan martabatku!
Padahal tubuh itu telah merusak kehormatanku!


Duhai pemilik jemari..
Masih terbayang sentuhanmu
Duhai pemilik tubuh..
Masih terbayang lekukanmu


Andai kau tahu dengan segenap jemari & tubuhmu
Betapa aku tercabik dan terhina atasmu
Andai kau tahu dengan segenap jemari & tubuhmu
Betapa aku terlalu menyintaimu

Tak bisakah kita berdamai?
Agar jemari kita saling bergenggam?
Agar tubuh kita saling merapat?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: