Rindu Membelah Malam Bersamamu

Kurindu malam lewat dingin
Kurindu malam lewat pekat
Kurindu malam lewat angin
Kurindu malam lewat bintang.

Bilakah malam menyirami hati kembali
Bersama redup sang bulan & kerlip bintang
Namun malam ini, seperti juga malam sebelumnya
Suasana membuat aku mencoba menjamah waktu
Bersama sepi jiwa & lara hati.

Duh malam…
Ingin ku belah alurmu, bersama tambatan hati
Meski ku tahu jarak & rasa tak lagi bisa
Agar kita bisa berdua menatap indah
Sang rembulan, juga beberapa bintang.

Dan aku kembali diam
Dan aku tetap sendiri membelah malam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: