Gelisah hatiku

Dua belas jam lebih bersamamu
Membisu di lorong-lorong waktu
Tak membawa hati kita ke mana-mana
Nyatakah sia-sia?

Daun yang jatuh berguguran
Mimpi yang luruh berhempasan
Bersama datang sang waktu yang terus melaju
Nyatakah sia-sia?


Seperti kematian
Kita tinggal menunggu waktu.

Pertemuan memang harus diakhiri perpisahan
Setidaknya agar gelisah ini membias
Setidaknya agar gelisah ini tak sia-sia


Maafkan aku atas gelisahku..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: