Pada Setetes Embun

Malam mulai merajut gelap
Hati mulai mengais lara
Dimana gelap mengarungi suasana
Namun lara di hati kian merekat
Memudarkan asa pada segenap rindu tersampir


Ketika gerimis meluruh
Curahnya menyamarkan tetesan embun
Sementara bulir gelisah, membias tajam
Dan aku masih setia bersama malam
Guna menanti indah matamu..

Duh.. kurasakan begitu sejuk tetesan embun
Seperti juga sejuknya luruhan gerimis
Andai kehadiranmu memastikanku
Kubiarkan malam menyepi lirih
Lewat irama malam bersenandung sendu
Lalu aku dan kamu berdansa gemulai
Lalu aku dan kamu bergenggaman erat..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: