Saat Hati Merapuh..

Ketika malam menabur bintang
Dan gelap membias rembulan
Terhimpit hatiku pada batas rindu
Sesaat rindupun mengering
Memudar layu berganti lara.

Ketika sendiri kunikmati malam
Kerinduan mulai menampik datang
Keresahan berlomba rasuki hati
Galaupun mendayu antara rindu & re
sah.

Duhai…
Bisakah kau raba hatiku?
Bisakah kau tahu betapa rindu mengering?
Andai kau simak,
Maka tak lagi kini kunikmati bayangmu
Sebab hatimu merintih
Sebab hatiku merapuh

Ucapkan selamat tinggal
Agar kita tak lagi tersiksa!

2 Tanggapan to “Saat Hati Merapuh..”

  1. aku cukup sulit meraba hati mu, salam kenal
    tetaplah menulis puisi . puisinya begitu indah di baca

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: