Ketika Cinta Merapuh

Pada batas sunyi kali ini
Ku coba bertahan lewat hembusan angin
Ku coba bertaut lewat pekat malam
Meski kutahu, kerinduan hanya sepenggal asa.

Dan saat hati merepih
Senyum itu tak mencerminkan cinta lagi
Senyum itu meludahi anganku!
Sementara aku diam tanpa bisa mencabik
Karena hatiku masih merentang di hatimu
Karena cintaku masih membayan di cintamu

Mungkin aku harus berlalu
Agar kebahagiaan mewarnai hatimu
Semoga kau mengerti
Bahwa cinta bisa merapuh
Disaat dirimu berangan…

4 Tanggapan to “Ketika Cinta Merapuh”

  1. Waoooo
    Puisi yang Manis

  2. Mantap…đŸ™‚
    Apakah cintamu sudah mendengar puisi ini??

    salam kenal..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: