Mengais Mimpi

Aku masih saja tak beranjak
Dari keterpanaanku atas dirimu
Sebab bayangmu masih penuhi hati
Dan bercengkerama mesra lewat hayal.

Sementara waktu terus melaju
Meninggalkanku dalam langkah resah
.

Duhai..
Mengapa aku tak jua beranjak?
Mengapa hati tetap saja mengais?
Dimana letak hidup yang sesungguhnya?!

Ketika malam mulai berlabuh
Aku kembali merintis mimpi
Mencoba mencari makna hadirmu
Bagi hati yang lama terpedaya.

Sungguh, aku masih diam
Mengais mimpi antara siksa
Tahukah betapa kumerindumu?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: