Sepotong Rindu Pada Selembar Hati

Sepotong rindu yang membelenggu
Berupaya menggenggam rasa lewat asa
lalu pada dentuman waktu
Mencoba menguras hampa penuh isak.

Selembar hati yang jauh
Berupaya menggapai pasti lewat rindu
Lalu pada hembusan angin
Mencoba menitipkan salam penuh cinta.

Duhai rindu..
Duhai hati..
Mengapa harus mengarungi kepenjaraan?
Mengapa tak berusaha mendekat?
Mengapa?

Satu Tanggapan to “Sepotong Rindu Pada Selembar Hati”

  1. subandi kusuma Says:

    aku selalu suka dan menikmati semua puisi puisi ini,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: