Serpihan Cinta

Aku membatasi resah lewat senyummu.
Aku melepasi duka lewat binarmu.
Andai kau tahu….
Betapa aku mencoba menyempunakan hati
Lewat cintamu.

Namun kudapati bias sempurnaku
Kau masih saja menghujamku
Dalam serpihan ketidak yakinanmu
Dan aku masih saja tiada memahami

Mungkinkah cinta kita tetap bertahan,
Bila saja kau melihatku dalam kegelapan!
Bila saja kau masih memandangku dalam keburukan!
Sementara serpihan cinta kita kian mendalam…

Semestinya kau tahu,
Hati ini, pikiran ini, kulabuhkan hanya padamu!
Semestinya kau tahu…..

2 Tanggapan to “Serpihan Cinta”

  1. maafkan cinta….
    aku tiada berdaya melawan keegoisan….
    kucoba sempurnakan hati ini….
    namun bayangan kelam selalu menghantuiku…

    maafkan aku….
    cinta ini masih memiliki….
    dalam kebimbangan dan ragu…
    gemgam tanganku….
    kita lalui semua dalam madu asmara..

  2. puitiiiss,, pas bngt dg prasa’an q.. ahihi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: