Takkan Pernah Ada…

Seperti juga menata jasad..
Ragaku mulai menata hati dalam resah
Dan butiran indahpun tertuang pelahan
Dalam irama cinta nan menghanyutkan.

Terima kasih cinta…
Karena kau telah menghidupkan hatiku
Karena kau telah menerangi sukmaku
Aku hanya bisa memandangimu dikejauhan…

Maafkan..
Batas kita masih teramat tinggi
Namun kucoba pahami demi pilihan hati
Kucoba mengukur cinta dalam logika..

Satu Tanggapan to “Takkan Pernah Ada…”

  1. kucoba mengikis batas itu..
    perlahan namun pasti…
    akan aku dapatkan…
    akan aku pahami…
    hingga aku menemukannya…

    betapa keberadaanmu sangat berarti buat aku…
    hampa hidupku tanpamu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: