Kutitip Cintaku Pada Sebilah Pisau!

Mungkin ini terakhir kugores penaku..
Sebab setelah ini kan kugores nadiku..

Terima kasih karena sudah menjadi penghantar hidupku
Menuju kematianku…
terima kasih..

Dan aku tersenyum lirih
Kala sayatan kian merobek nadiku
Tersenyumlah sayang…
Kau bisa rasakan hangatnya darahku…

2 Tanggapan to “Kutitip Cintaku Pada Sebilah Pisau!”

  1. ceritakan saja tentang mimpi kita yang tertinggal
    kala malam mulai menikam penantian kita
    tersandar dikelamnya cerita dusta yang kita suguhkan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: