Pada Malam Berlabuh Sendiri..

Mencoba memaknai hari dengan cinta
Meski tertebus keiklasan dan kesabaran
Namun merangkainya hingga tumbuh dengan indah
Begitu sulit dan begitu rumit memahaminya.

Sementara hari tak pernah berhenti
Sementara harap tak pernah berwujud
Kesepianpun melanda hati dalam luka baru
Dimana torehan luka lama masih terasa pedih!

Malam ini, aku coba menikmati indahnya gelap
Pada persimpangan gulita, akhirnya kembali diam
Dan bulan dan bintang… Serasa kembali menemani
Aku merenung bersama malam dipersimpangan gulita
Ditemani seonggok bulan dan sekerlip bintang…
Akhirnya aku mulai memahami kesendirianku
Kucoba memikat kembali malamku….

Duhai malam… Maaf telah lama membiaskanmu
Aku dalam kesendirian ini baru menampakkanmu.
Maafkan aku…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: