Aku Dan Hujan

Rintik hujan mengiring langkahku dikesunyian malam
Berkali kubasuh raut wajahku sendiri dari terpaan air
Kehangatan yang terasa menyentak imajinasi,
bahwa diantara butiran air hujan, terselip butiran airmata
Mengalir pelahan diantara kedua pipiku.

Beberapa kerumunan menaungi tempat berteduh
Mata mereka tertuju satu kearah kuberjalan
Sementara bibir mereka terkatup dipenuhi tanda tanya
“Kenapa tidak berteduh? Ada apa?”
(Mungkin seperti itulah tanda tanya yang mereka pendam)

Dan aku tetap melangkah
Apalah aku ini?
Perempuan lemah yang selalu mengalah!
Senyum pun mengembang…
Setidaknya kepergianku mematahkan kelemahanku!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: